Ekonomi

Peningkatan Literasi dan Pengembangan SDM Remaja melalui Produksi Film Fiksi “Jejak di Atas Kertas”

acehpolitika.id – Program peningkatan literasi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) remaja kembali diwujudkan melalui kegiatan produksi video berbasis fiksi berjudul Jejak di Atas Kertas yang dilaksanakan pada 12 Desember 2025 di Banda Aceh. Kegiatan ini melibatkan pelajar dan remaja sebagai peserta utama dengan tujuan menumbuhkan minat baca, menulis, serta keterampilan kreatif melalui pendekatan audio visual.

Melalui program ini, literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, mengolah gagasan, serta menyampaikan pesan secara kreatif melalui media digital. Pendekatan tersebut dinilai lebih relevan dengan keseharian generasi muda di era modern.

Kegiatan dirancang sebagai ruang belajar kreatif yang memperkenalkan proses produksi film secara menyeluruh. Tahapan yang dipelajari meliputi pengembangan ide cerita, penulisan skenario, penyusunan storyboard, hingga proses produksi dan pascaproduksi. Peserta diajak memahami bagaimana sebuah ide sederhana dapat berkembang menjadi karya audio visual yang memiliki pesan kuat.

Selain itu, program ini menggabungkan literasi membaca dan menulis dengan keterampilan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, serta pemanfaatan teknologi digital. Peserta didorong untuk aktif menyampaikan gagasan, mengekspresikan diri, dan bekerja dalam tim.

Selama pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi pelatihan praktis, mulai dari dasar sinematografi, pengoperasian kamera, teknik penyutradaraan, akting, hingga proses editing dan pengemasan video. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan kemampuan berpikir kritis.

Film Jejak di Atas Kertas mengangkat tema perjalanan remaja dalam menemukan jati diri melalui dunia literasi. Karya ini menggambarkan pentingnya membaca, menulis, dan berkarya sebagai bagian dari proses pembentukan masa depan generasi muda.

Program ini diharapkan dapat menginspirasi pelajar lain untuk menjadikan literasi sebagai kebiasaan positif sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem literasi kreatif yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang bagi remaja untuk mengembangkan bakat di bidang industri kreatif digital di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button